WhatsApp Punya 3 Fitur Keamanan Baru, Begini Cara Aktifkannya
- Rita Puspita Sari
- •
- 5 jam yang lalu
Aplikasi WhatsApp
WhatsApp terus memperkuat sistem keamanan untuk melindungi akun dan percakapan penggunanya. Salah satu fitur yang kini semakin banyak digunakan adalah passkey. WhatsApp mengungkapkan, lebih dari 1 miliar orang di seluruh dunia telah menggunakan passkey untuk mengamankan akun mereka.
Passkey menjadi salah satu cara yang lebih praktis bagi pengguna untuk membuktikan identitas ketika ingin kembali mengakses akun WhatsApp. Alih-alih mengandalkan kode atau PIN yang harus diingat, pengguna dapat menggunakan metode keamanan yang sudah tersedia di perangkat, seperti sidik jari, Face ID, atau kode kunci layar.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya WhatsApp untuk memberikan perlindungan tambahan terhadap berbagai ancaman, termasuk pencurian akun dan penipuan yang memanfaatkan kode verifikasi.
Apa Itu Passkey di WhatsApp?
Passkey merupakan metode autentikasi yang memungkinkan pengguna masuk kembali ke akun WhatsApp tanpa harus bergantung pada kode verifikasi atau PIN tambahan. Ketika passkey telah diaktifkan, pengguna dapat melakukan verifikasi menggunakan sistem keamanan yang tersedia di perangkat. Pada ponsel tertentu, misalnya, proses tersebut dapat dilakukan menggunakan sidik jari atau pengenalan wajah.
Keuntungan lainnya adalah pengguna tidak perlu menghafal kombinasi kode khusus untuk menggunakan passkey. Sistem akan memanfaatkan mekanisme keamanan perangkat yang sudah digunakan sehari-hari. WhatsApp menyebut lebih dari 1 miliar orang kini telah membuat passkey untuk akun mereka. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa metode autentikasi tanpa kata sandi semakin banyak digunakan untuk meningkatkan keamanan akun digital.
Menariknya, pengguna WhatsApp yang menggunakan perangkat Android dan iOS kini dapat menambahkan lebih dari satu passkey ke akun mereka. Dengan demikian, akun tetap dapat memiliki metode autentikasi pada lebih dari satu perangkat.
Cara Mengaktifkan Passkey WhatsApp
Bagi pengguna yang ingin meningkatkan keamanan akun, passkey dapat diaktifkan melalui pengaturan WhatsApp. Berikut langkah yang dapat dilakukan:
- Buka aplikasi WhatsApp.
- Masuk ke menu Setelan.
- Pilih Akun.
- Pilih Passkey.
- Ikuti petunjuk yang muncul untuk membuat passkey.
- Setelah aktif, passkey dapat digunakan sebagai salah satu cara untuk melakukan verifikasi identitas saat diperlukan.
Namun, pengguna tetap perlu memastikan bahwa perangkatnya memiliki sistem keamanan yang memadai. Jangan menggunakan kode kunci layar yang mudah ditebak dan jangan membagikan informasi autentikasi kepada orang lain.
Verifikasi Dua Langkah Kini Lebih Kuat
Selain passkey, WhatsApp juga memperkuat fitur verifikasi dua langkah. Fitur ini penting karena memberikan lapisan perlindungan tambahan ketika seseorang mencoba mengambil alih akun.
Sebelumnya, pengguna diminta membuat PIN enam digit untuk verifikasi dua langkah. Kini, WhatsApp meningkatkan mekanisme tersebut menjadi kata sandi yang lebih lengkap. Kata sandi dapat dibuat lebih panjang dan menggunakan kombinasi huruf, angka, serta karakter khusus. Dengan pilihan tersebut, pengguna memiliki kesempatan untuk membuat kredensial yang lebih sulit ditebak.
Perubahan ini penting karena PIN sederhana dapat menjadi sasaran ketika pengguna memilih kombinasi yang terlalu mudah, seperti tanggal lahir, angka berulang, atau kombinasi umum seperti "123456". Karena itu, pengguna sebaiknya membuat kata sandi yang unik dan tidak digunakan pada layanan lain.
Jangan Pernah Membagikan Kode Verifikasi
Penguatan keamanan WhatsApp tidak akan banyak membantu jika pengguna sendiri memberikan kode verifikasi kepada orang lain. Salah satu modus yang sering digunakan penipu adalah menghubungi korban dan berpura-pura menjadi pihak tertentu. Pelaku kemudian meminta kode OTP atau kode verifikasi yang masuk ke ponsel korban.
Padahal, kode tersebut bersifat rahasia. WhatsApp tidak membutuhkan pengguna untuk memberikan kode verifikasi kepada orang lain melalui chat atau panggilan. Jika seseorang meminta kode tersebut, sebaiknya jangan diberikan. Pengguna juga dapat langsung menghentikan komunikasi apabila merasa sedang menghadapi upaya penipuan.
WhatsApp Tambahkan Informasi Saat Ada Panggilan Asing
Perlindungan akun bukan satu-satunya aspek yang diperkuat WhatsApp. Aplikasi ini juga memberikan informasi tambahan ketika pengguna menerima panggilan dari nomor yang belum tersimpan di daftar kontak.
Pada perangkat Android, pengguna dapat melihat konteks tambahan mengenai penelepon yang tidak dikenal. Misalnya, WhatsApp dapat memberikan informasi apakah nomor tersebut berasal dari negara lain atau apakah pengguna dan penelepon tergabung dalam grup yang sama. Informasi sederhana tersebut dapat membantu pengguna mengambil keputusan sebelum mengangkat telepon.
Hal ini penting karena penipu sering memanfaatkan rasa panik dan situasi mendesak. Korban dibuat merasa harus segera menjawab telepon, memberikan informasi, mengklik tautan, atau mengikuti instruksi tertentu. Dengan adanya informasi tambahan mengenai penelepon, pengguna dapat berhenti sejenak dan menilai apakah panggilan tersebut memang perlu dijawab.
Tips Agar Akun WhatsApp Lebih Aman
Pengguna tidak perlu menunggu sampai menjadi korban untuk mulai memperkuat keamanan akun. Beberapa langkah sederhana berikut dapat dilakukan.
- Pertama, aktifkan passkey. Metode ini membuat proses autentikasi lebih praktis sekaligus memanfaatkan sistem keamanan perangkat.
- Kedua, gunakan verifikasi dua langkah. Pastikan kata sandi yang digunakan cukup panjang, unik, dan tidak mudah ditebak.
- Ketiga, jangan pernah membagikan kode OTP. Kode yang dikirimkan ke nomor telepon harus dianggap sebagai informasi rahasia.
- Keempat, waspadai panggilan dari nomor tidak dikenal. Periksa informasi mengenai penelepon sebelum memutuskan untuk menjawab.
- Kelima, jangan mudah percaya dengan permintaan yang mendesak. Jika seseorang meminta uang, kode, data pribadi, atau meminta pengguna melakukan sesuatu dengan segera, luangkan waktu untuk memeriksanya.
Pada akhirnya, fitur keamanan hanya menjadi salah satu bagian dari perlindungan akun. Kebiasaan pengguna dalam menjaga informasi pribadi tetap menjadi faktor penting.
Dengan hadirnya passkey, penguatan verifikasi dua langkah, serta informasi tambahan untuk panggilan dari nomor asing, WhatsApp berupaya membuat pengguna lebih sulit menjadi korban pengambilalihan akun maupun penipuan.
Bagi pengguna yang belum mengaktifkan fitur-fitur tersebut, sekarang menjadi waktu yang tepat untuk memeriksa kembali pengaturan keamanan WhatsApp. Langkah beberapa menit dapat memberikan perlindungan tambahan terhadap akun dan percakapan yang digunakan setiap hari.
