AI Overviews Google Bisa Dinonaktifkan, Begini Caranya!


Google Chrome

Google Chrome

Kemunculan fitur AI Overviews di mesin pencari Google memang menjadi salah satu perubahan terbesar dalam pengalaman mencari informasi di internet. Kini, saat pengguna mengetik kata kunci tertentu, Google sering langsung menampilkan ringkasan jawaban berbasis kecerdasan buatan di bagian paling atas halaman pencarian.

Bagi sebagian orang, fitur ini terasa sangat membantu karena informasi penting bisa langsung dibaca tanpa harus membuka banyak situs web. Namun di sisi lain, tidak sedikit pengguna yang justru merasa kurang nyaman dengan perubahan tersebut. Banyak yang menganggap tampilan pencarian menjadi terlalu ramai, jawaban AI kadang kurang akurat, bahkan ada yang lebih percaya membaca informasi langsung dari sumber asli dibanding ringkasan otomatis.

Karena alasan itulah, banyak pengguna mulai mencari cara untuk menghilangkan fitur AI Overviews dan mengembalikan tampilan Google Search seperti versi klasik yang selama bertahun-tahun digunakan. Kabar baiknya, ternyata ada trik sederhana yang bisa dilakukan tanpa perlu menginstal aplikasi tambahan ataupun mengubah pengaturan rumit.

 

Trik Rahasia Hilangkan AI Overviews di Google

Salah satu cara paling mudah dan cepat untuk menghilangkan ringkasan AI di hasil pencarian Google adalah dengan menambahkan kode “-ai” di akhir kata kunci pencarian.

Cara ini mungkin terdengar sederhana, tetapi ternyata cukup efektif. Ketika kode tersebut ditambahkan, Google akan langsung menampilkan hasil pencarian berupa daftar tautan website seperti tampilan lama tanpa panel AI Overviews di bagian atas.

Contohnya seperti berikut:

  • resep rendang sapi -ai
  • berita teknologi terbaru -ai
  • cara mengatasi laptop lemot -ai

Begitu tombol pencarian ditekan, hasil yang muncul akan lebih fokus pada tautan situs asli dibanding ringkasan otomatis berbasis AI.

Trik ini mulai ramai diperbincangkan setelah dilaporkan media teknologi 9to5Google pada Mei 2026. Banyak pengguna mengaku metode tersebut berhasil mengembalikan pengalaman pencarian yang lebih sederhana dan nyaman.

 

Mengapa Kode -AI Bisa Bekerja?

Sebenarnya, trik ini bukan fitur baru. Cara tersebut memanfaatkan sistem operator pencarian lama yang sudah lama dimiliki Google. Dalam mesin pencari Google, tanda minus (-) memang digunakan untuk mengecualikan kata tertentu dari hasil pencarian. Misalnya, jika pengguna mengetik:

  • jaguar -mobil

Maka Google akan mencoba menampilkan hasil tentang hewan jaguar dan mengurangi hasil yang berkaitan dengan mobil Jaguar. Nah, konsep serupa digunakan pada kode “-ai”. Saat pengguna menambahkan tulisan tersebut, sistem Google menerima sinyal untuk meminimalkan atau menghindari elemen pencarian yang berkaitan dengan AI.

Hasilnya, panel AI Overviews sering kali tidak muncul dan Google langsung menyajikan daftar website biasa seperti tampilan pencarian klasik.

 

Bisa Digunakan di HP dan Laptop

Salah satu kelebihan trik ini adalah kemudahannya. Pengguna tidak perlu mengubah pengaturan akun Google ataupun memasang ekstensi browser tambahan. Metode ini dapat digunakan di berbagai perangkat, seperti:

  • Smartphone Android
  • iPhone
  • Laptop Windows
  • MacBook
  • Tablet

Baik melalui browser Chrome, Safari, Firefox, maupun aplikasi pencarian Google, trik ini umumnya tetap bekerja dengan baik.

Karena itulah banyak pengguna menyebut cara ini sebagai “jalan pintas rahasia” untuk menghindari fitur AI di Google.

 

Cara Lain Mengurangi Fitur AI di Google

Selain menggunakan tambahan kode “-ai”, ada beberapa trik lain yang juga bisa dicoba agar pengalaman pencarian terasa lebih klasik dan minim gangguan AI.

  1. Gunakan Tab Web
    Google kini menyediakan tab khusus bernama “Web” pada halaman pencarian. Fitur ini menampilkan hasil berupa tautan website murni tanpa banyak elemen tambahan. Untuk menggunakannya:

    • Cari sesuatu di Google
    • Klik menu “Web” di bagian kategori pencarian
    • Hasil pencarian akan berubah menjadi tampilan yang lebih sederhana

    Cara ini cukup efektif bagi pengguna yang ingin fokus membaca langsung dari situs asli.

  2. Pakai Browser dengan Ekstensi Khusus
    Beberapa browser modern memiliki ekstensi yang mampu menyembunyikan AI Overviews secara otomatis. Ekstensi tersebut biasanya bekerja dengan menghapus elemen tertentu dari halaman pencarian sehingga tampilan Google menjadi lebih bersih. Namun pengguna tetap perlu berhati-hati dan hanya memasang ekstensi dari sumber terpercaya agar keamanan data tetap terjaga.

  3. Gunakan Mesin Pencari Alternatif
    Jika benar-benar ingin bebas dari fitur AI, sebagian pengguna kini mulai mencoba mesin pencari alternatif selain Google. Beberapa layanan pencarian lain masih mempertahankan tampilan sederhana berupa daftar tautan website tanpa ringkasan AI yang dominan. Meski demikian, Google tetap menjadi pilihan utama banyak orang karena indeks pencariannya masih dianggap paling lengkap dan cepat.

 

Mengapa Banyak Orang Ingin Mematikan AI Google?

Perdebatan mengenai AI Overviews memang masih terus berlangsung. Ada pengguna yang merasa fitur ini sangat membantu, tetapi ada pula yang justru merasa terganggu.

Berikut beberapa alasan mengapa banyak orang memilih mematikan atau menghindari fitur AI di Google:

  1. Jawaban AI Tidak Selalu Akurat
    Teknologi kecerdasan buatan memang berkembang pesat, tetapi bukan berarti selalu benar. Dalam beberapa kasus, AI Overviews sempat menampilkan informasi yang kurang tepat atau bahkan membingungkan. Karena itu, sebagian pengguna lebih memilih membaca langsung dari sumber berita atau website resmi.

  2. Informasi Terasa Terpotong
    Ringkasan AI biasanya hanya menampilkan inti jawaban secara singkat. Akibatnya, konteks lengkap dari sebuah informasi kadang hilang. Padahal untuk topik tertentu seperti kesehatan, teknologi, hukum, atau pendidikan, informasi detail sangat penting.

  3. Mengurangi Kunjungan ke Website Asli
    Banyak pemilik website dan media online mengkhawatirkan kehadiran AI Overviews karena pengguna jadi lebih jarang membuka artikel asli. Jika orang merasa cukup membaca ringkasan di halaman depan Google, trafik website bisa menurun drastis.

  4. Tampilan Pencarian Jadi Terlalu Ramai
    Sebagian pengguna internet lama lebih menyukai tampilan sederhana Google yang hanya berisi daftar tautan biru. Bagi mereka, kehadiran AI justru membuat halaman pencarian terasa penuh dan kurang nyaman dibaca.

Bagi pengguna yang merasa terganggu dengan fitur AI Overviews di Google, kini ada cara sederhana untuk mengatasinya. Cukup tambahkan kode “-ai” di akhir kata kunci pencarian, maka hasil Google bisa kembali tampil seperti versi lama dengan daftar tautan website asli.

Trik ini menjadi solusi praktis karena dapat digunakan di HP maupun laptop tanpa perlu mengubah pengaturan rumit. Selain itu, pengguna juga bisa memanfaatkan tab Web atau browser tertentu untuk mendapatkan pengalaman pencarian yang lebih bersih dan fokus.

Di tengah perkembangan teknologi AI yang semakin masif, pilihan tetap ada di tangan pengguna. Jika Anda lebih nyaman mencari informasi langsung dari sumber asli tanpa ringkasan otomatis, trik sederhana ini layak dicoba sekarang juga.

Bagikan artikel ini

Komentar ()

Video Terkait