Scroll Tanpa Henti Bikin Lelah? Ini Cara Detoks dari Instagram


Ilustrasi Aplikasi Instagram

Ilustrasi Aplikasi Instagram

Scroll Instagram tanpa henti sering kali terasa seperti kebiasaan ringan untuk mengisi waktu luang. Namun, tanpa disadari, aktivitas ini bisa menjadi sumber kelelahan mental. Deretan unggahan yang terus berganti, notifikasi yang tak pernah berhenti, serta budaya membandingkan diri dengan kehidupan orang lain membuat banyak orang merasa cemas, tertekan, bahkan kehilangan fokus. Ketika membuka Instagram tidak lagi memberi rasa senang, melainkan justru memicu rasa jenuh dan capek, itu bisa menjadi tanda bahwa kesehatan mental membutuhkan jeda.

Di sinilah konsep detoks media sosial menjadi relevan. Detoks bukan berarti anti-teknologi atau menolak media sosial sepenuhnya, melainkan upaya sadar untuk mengambil kembali kendali atas waktu, perhatian, dan energi mental. Salah satu langkah paling efektif adalah dengan menonaktifkan akun Instagram sementara, atau jika dirasa perlu, menghapusnya secara permanen. Keputusan ini bukan tanda kalah, melainkan bentuk kepedulian terhadap diri sendiri.

 

Mengapa Detoks Media Sosial Itu Penting?

Media sosial dirancang untuk membuat penggunanya betah berlama-lama. Algoritma Instagram menyajikan konten yang memancing emosi, rasa penasaran, dan keinginan untuk terus menggulir layar. Jika dilakukan terus-menerus, kebiasaan ini dapat memicu kelelahan mental, gangguan tidur, menurunnya produktivitas, hingga rasa tidak puas terhadap diri sendiri.

Dengan detoks media sosial, Anda memberi ruang bagi pikiran untuk bernapas. Waktu yang biasanya habis untuk scroll bisa dialihkan ke aktivitas yang lebih bermakna, seperti membaca, berolahraga, atau sekadar menikmati momen tanpa gangguan notifikasi.

 

Cara Menonaktifkan Akun Instagram Sementara

Menonaktifkan akun adalah pilihan tepat jika Anda hanya ingin rehat sejenak tanpa kehilangan data akun. Berikut langkah-langkahnya:

  1. Masuk ke akun Instagram Anda.
  2. Ketuk menu Profil atau foto profil di kanan bawah.
  3. Ketuk ikon menu berupa tiga garis horizontal di kanan atas.
  4. Pilih Pusat Akun, lalu masuk ke Detail pribadi.
  5. Pilih Kepemilikan dan kontrol akun.
  6. Ketuk Penonaktifan.
  7. Pilih akun yang ingin dinonaktifkan.
  8. Pilih opsi Nonaktifkan akun, lalu ketuk Lanjutkan.
  9. Masukkan kata sandi, pilih alasan penonaktifan, lalu konfirmasi.

Perlu diketahui, akun Instagram hanya bisa dinonaktifkan maksimal satu kali dalam seminggu. Selama dinonaktifkan, profil, foto, komentar, dan tanda suka akan disembunyikan dari publik. Kabar baiknya, akun bisa diaktifkan kembali kapan saja hanya dengan login ulang.

 

Cara Menghapus Akun Instagram Secara Permanen

Jika Anda merasa Instagram sudah tidak lagi memberi dampak positif dan ingin berhenti sepenuhnya, menghapus akun secara permanen bisa menjadi pilihan. Berikut caranya:

  1. Buka aplikasi Instagram dan login ke akun Anda.
  2. Masuk ke Profil atau foto profil di kanan bawah.
  3. Ketuk menu tiga garis horizontal di kanan atas.
  4. Pilih Pusat Akun, lalu masuk ke Detail pribadi.
  5. Pilih Kepemilikan dan kontrol akun.
  6. Ketuk Penghapusan.
  7. Pilih akun Instagram yang ingin dihapus.
  8. Pilih Hapus akun, lalu ketuk Lanjutkan.
  9. Ikuti instruksi hingga permintaan penghapusan dikonfirmasi.

Sebagai catatan penting, akun tidak langsung terhapus saat permintaan diajukan. Instagram memberikan waktu 30 hari sebelum akun dihapus permanen. Selama periode ini, akun tidak dapat diakses publik, namun masih bisa dibatalkan jika Anda berubah pikiran. Proses penghapusan data secara keseluruhan dapat memakan waktu hingga 90 hari. Selain itu, jika akun dihapus karena pelanggaran, ada kemungkinan username yang sama tidak bisa digunakan kembali.

 

Detoks Bukan Berarti Menghilang Selamanya

Pada akhirnya, memilih menonaktifkan atau menghapus akun Instagram adalah keputusan personal yang sepenuhnya sah. Tidak ada ukuran benar atau salah dalam detoks media sosial. Yang terpenting adalah mendengarkan kebutuhan diri sendiri. Jika media sosial lebih sering melelahkan daripada menenangkan, memberi jarak justru merupakan langkah sehat.

Detoks media sosial bukan soal menjauh dari dunia, melainkan tentang kembali hadir sepenuhnya dalam hidup nyata. Dengan pikiran yang lebih tenang dan fokus yang kembali utuh, kualitas hidup pun bisa meningkat. Jadi, jika scroll sudah terasa berat, mungkin ini saatnya berhenti sejenak dan bernapas.

Bagikan artikel ini

Komentar ()

Video Terkait