5 Fitur Google Chrome yang Jarang Dipakai, Wajib Coba!
- Rita Puspita Sari
- •
- 11 jam yang lalu
Google Chrome
Di tengah derasnya arus transformasi digital, kebutuhan akan alat kerja yang cepat, ringan, dan efisien menjadi semakin penting. Salah satu perangkat lunak yang hampir selalu hadir dalam aktivitas harian adalah browser. Dari sekian banyak pilihan, Google Chrome masih menjadi favorit jutaan pengguna di seluruh dunia, termasuk di Indonesia.
Sejak pertama kali dirilis pada 2008, Chrome terus berkembang. Ia tidak lagi sekadar alat untuk membuka halaman web, melainkan telah bertransformasi menjadi pusat aktivitas digital. Mulai dari mengakses email, mengelola dokumen daring, menghadiri rapat virtual, hingga menjalankan berbagai aplikasi berbasis cloud—semuanya bisa dilakukan hanya melalui satu jendela browser.
Namun, di balik tampilannya yang sederhana, Chrome menyimpan sejumlah fitur bawaan yang jarang dimanfaatkan pengguna. Padahal, fitur-fitur ini dirancang untuk meningkatkan produktivitas, menghemat sumber daya perangkat, hingga menjaga keamanan data saat berselancar di internet.
Berikut lima fitur Google Chrome yang bisa Anda manfaatkan agar pekerjaan menjadi lebih ringan dan terorganisir.
-
Mengubah Situs Web Menjadi Aplikasi Desktop
Banyak pengguna membuka situs yang sama setiap hari, seperti platform manajemen proyek, email kantor, atau aplikasi desain berbasis web. Biasanya, situs tersebut diakses melalui tab biasa yang bercampur dengan tab lainnya. Padahal, Chrome menyediakan fitur untuk “mengubah” situs web menjadi aplikasi desktop.Fitur ini memungkinkan sebuah halaman web berjalan dalam jendela terpisah, layaknya aplikasi mandiri di komputer. Dengan tampilan yang lebih bersih tanpa address bar dan tab lainnya, pengguna bisa lebih fokus pada satu tugas tertentu. Cara menggunakannya cukup mudah:
- Buka situs web yang ingin dijadikan aplikasi.
- Klik ikon tiga titik di pojok kanan atas.
- Pilih menu Cast, save, and share.
- Klik Install page as app.
- Beri nama aplikasi, lalu tekan Install.
Setelah terpasang, aplikasi tersebut akan muncul di desktop dan dapat disematkan di taskbar (Windows) atau dock (macOS). Keunggulannya, akses menjadi lebih cepat tanpa harus membuka browser dan mencari tab yang sesuai.
Fitur ini sangat membantu bagi pekerja remote, pelajar, maupun siapa saja yang sering menggunakan platform berbasis web secara rutin.
-
Hemat RAM dengan Memory Saver
Salah satu kebiasaan umum pengguna Chrome adalah membuka banyak tab sekaligus. Tanpa disadari, kebiasaan ini bisa membebani memori (RAM) perangkat, terutama pada laptop dengan spesifikasi menengah ke bawah.Untuk mengatasi masalah tersebut, Chrome menghadirkan fitur Memory Saver. Fitur ini bekerja dengan cara menonaktifkan sementara tab yang tidak digunakan. Ketika tab tersebut dibuka kembali, Chrome akan memuat ulang kontennya secara otomatis.Dengan cara ini, RAM dapat dialokasikan lebih optimal untuk tab yang sedang aktif. Dampaknya, kinerja perangkat menjadi lebih stabil dan responsif. Cara mengaktifkan Memory Saver:
- Buka Settings.
- Pilih menu Performance.
- Aktifkan opsi Memory Saver.
Bagi pengguna yang sering multitasking—misalnya membuka dokumen online, video referensi, dan berbagai artikel sekaligus—fitur ini sangat berguna untuk menjaga performa tetap optimal.
-
Memisahkan Aktivitas dengan Profil Pengguna
Dalam satu perangkat, sering kali pengguna memiliki lebih dari satu akun—misalnya akun kerja dan akun pribadi. Tanpa pengelolaan yang tepat, riwayat pencarian, bookmark, dan pengaturan bisa bercampur.Chrome menyediakan fitur Profile untuk memisahkan aktivitas tersebut. Setiap profil memiliki:
- Akun Google berbeda
- Bookmark terpisah
- Riwayat pencarian tersendiri
- Ekstensi dan pengaturan masing-masing
Dengan fitur ini, Anda bisa menjaga profesionalitas sekaligus privasi. Data kerja tidak akan tercampur dengan aktivitas hiburan atau media sosial pribadi. Untuk menambahkan profil baru:
- Klik ikon profil di pojok kanan atas.
- Pilih Add.
- Masuk dengan akun Google yang berbeda.
Profil ini juga bisa dikustomisasi dengan nama dan warna tertentu agar mudah dibedakan. Bagi freelancer, pebisnis, atau pekerja yang menangani banyak klien, fitur ini sangat membantu dalam menjaga kerapian dan keamanan data.
-
Merapikan Tab dengan Tab Groups
Tampilan browser yang penuh dengan tab sering kali membuat pengguna kewalahan. Sulit menemukan halaman yang dibutuhkan, dan tidak jarang tab penting justru tertutup tanpa sengaja.Untuk mengatasi hal ini, Chrome menghadirkan fitur Tab Groups. Fitur ini memungkinkan pengguna mengelompokkan tab berdasarkan kategori tertentu. Misalnya:- Tab pekerjaan
- Tab riset
- Tab hiburan
- Tab belanja online
Cara membuat grup tab:
- Klik kanan pada salah satu tab.
- Pilih Add to new group.
- Beri nama grup.
- Pilih warna untuk membedakan kategori.
Tab yang sudah tergabung dalam satu grup bisa diciutkan atau diperluas sesuai kebutuhan. Selain membuat tampilan lebih rapi, fitur ini juga membantu meningkatkan fokus dan efisiensi kerja.
Bagi jurnalis, peneliti, atau mahasiswa yang sering membuka banyak referensi sekaligus, Tab Groups bisa menjadi penyelamat produktivitas.
-
Cek Keamanan dan Privasi dengan Safety Check
Keamanan digital menjadi isu penting di era modern. Banyak pengguna tidak menyadari bahwa kata sandi yang mereka gunakan mungkin sudah bocor atau browser yang dipakai belum diperbarui.Chrome memiliki fitur Safety Check yang memungkinkan pengguna memeriksa kondisi keamanan secara berkala. Fitur ini akan:
- Mengecek pembaruan browser
- Memeriksa keamanan password
- Mengidentifikasi ekstensi berisiko
- Meninjau pengaturan keamanan
Untuk mengaksesnya:
- Masuk ke Settings.
- Pilih Privacy and Security.
- Klik Safety Check.
- Jalankan pemeriksaan.
Jika ditemukan potensi risiko, Chrome akan memberikan rekomendasi tindakan, seperti mengganti kata sandi atau menghapus ekstensi tertentu.
Dengan fitur ini, pengguna tidak perlu memasang aplikasi tambahan untuk melakukan pengecekan keamanan dasar. Semua sudah tersedia langsung di dalam browser.
Chrome Lebih dari Sekadar Browser
Banyak orang masih memandang Chrome hanya sebagai alat untuk membuka situs web. Padahal, fitur-fitur bawaannya menunjukkan bahwa Chrome dirancang sebagai platform produktivitas yang komprehensif.
Mulai dari mengubah situs menjadi aplikasi, menghemat RAM, memisahkan profil, merapikan tab, hingga menjaga keamanan digital—semua fitur tersebut dirancang untuk menjawab kebutuhan pengguna modern yang serba cepat dan dinamis.
Dengan memanfaatkan fitur-fitur ini, pekerjaan tidak hanya menjadi lebih ringan, tetapi juga lebih terorganisir dan aman. Alih-alih menambah aplikasi baru yang justru membebani perangkat, pengguna bisa memaksimalkan potensi Chrome yang sudah tersedia secara gratis.
Pada akhirnya, produktivitas bukan hanya soal bekerja lebih keras, melainkan bekerja lebih cerdas. Dan terkadang, solusi tersebut sudah ada di depan mata—hanya saja belum banyak dimanfaatkan secara optimal.
