QRIS Pocket Hadir, Transaksi Digital Makin Mudah dan Fleksibel


Ilustrasi Transaksi Pembayaran dengan QRIS

Ilustrasi Transaksi Pembayaran dengan QRIS

Perkembangan pembayaran digital membuat transaksi nontunai kini semakin fleksibel. Pembayaran tidak lagi harus dilakukan melalui mesin kasir atau kode QR yang ditempel di satu lokasi. Untuk kebutuhan yang membutuhkan mobilitas tinggi, hadir perangkat pembayaran berukuran ringkas yang dapat dibawa langsung oleh penerima pembayaran.

Salah satunya adalah QRIS Pocket, perangkat pembayaran portabel yang dihadirkan PT Netzme Kreasi Indonesia (Netzme). Perangkat ini dirancang untuk membantu pelaku usaha maupun penyedia layanan menerima pembayaran digital secara langsung di lokasi.

QRIS Pocket mendukung beberapa metode transaksi berbasis QRIS, yakni QRIS MPM (Merchant Presented Mode), QRIS TAP berbasis NFC, dan QRIS CPM (Customer Presented Mode).

Secara sederhana, QRIS Pocket merupakan perangkat pembayaran berukuran kecil yang dapat dibawa oleh petugas atau pelaku usaha. Konsep tersebut ditujukan untuk aktivitas transaksi yang tidak selalu berlangsung di meja kasir dan membutuhkan layanan pembayaran secara langsung di lapangan.

 

Tiga Metode Pembayaran

Pada metode QRIS MPM, kode QR pembayaran ditampilkan melalui perangkat. Pengguna kemudian cukup membuka aplikasi pembayaran yang mendukung QRIS dan memindai kode tersebut untuk menyelesaikan transaksi.

Berbeda dengan MPM, QRIS TAP memanfaatkan teknologi Near Field Communication (NFC). Dengan metode ini, pengguna dapat melakukan pembayaran dengan mendekatkan atau menempelkan perangkat yang kompatibel dengan NFC pada perangkat penerima pembayaran.

Sementara itu, QRIS CPM atau Customer Presented Mode bekerja dengan cara pengguna menampilkan kode QR pembayaran melalui aplikasi yang digunakan. Kode tersebut kemudian dipindai oleh perangkat penerima pembayaran.

Ketersediaan setiap metode transaksi bergantung pada fitur yang diaktifkan serta dukungan aplikasi dan perangkat yang digunakan. Dengan dukungan beberapa metode tersebut, QRIS Pocket tidak hanya bergantung pada satu mekanisme pembayaran.

Pengguna dapat memanfaatkan metode yang tersedia sesuai dengan teknologi pada perangkat pembayar maupun perangkat penerima pembayaran.

 

Dirancang untuk Transaksi Bergerak

Salah satu karakteristik utama QRIS Pocket adalah ukurannya yang ringkas dan sifatnya yang portabel. Perangkat dapat dibawa oleh petugas ketika memberikan layanan kepada masyarakat di lokasi tertentu. Konsep ini membuat perangkat pembayaran portabel berpotensi digunakan pada berbagai aktivitas yang sebelumnya mengandalkan transaksi tunai atau membutuhkan perangkat pembayaran yang berada di lokasi tetap.

Salah satu contoh penerapannya adalah layanan parkir. Juru parkir dapat membawa perangkat ketika bertugas sehingga pembayaran digital dapat dilakukan langsung di lokasi kendaraan berada.

Bagi masyarakat, keberadaan perangkat seperti QRIS Pocket memberikan alternatif pembayaran tanpa uang tunai. Sementara bagi pihak penerima pembayaran, transaksi digital dapat membantu proses pencatatan dan pengelolaan transaksi.

 

Mulai Diterapkan di Surakarta

Pemanfaatan QRIS Pocket untuk layanan parkir mulai diterapkan di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Netzme berkolaborasi dengan Bank Indonesia Kantor Perwakilan Solo, Pemerintah Kota Surakarta, serta Dinas Perhubungan Kota Surakarta untuk mengimplementasikan perangkat tersebut bagi juru parkir.

Pada tahap awal, sebanyak 85 unit QRIS Pocket digunakan oleh juru parkir di empat ruas jalan. Keempat lokasi tersebut adalah Jalan Slamet Riyadi, Jalan Gatot Subroto, Jalan Teuku Umar, dan Jalan Dr. Rajiman.

Implementasi ini tidak serta-merta menggantikan pembayaran tunai. Masyarakat tetap dapat menggunakan uang tunai, sementara QRIS menjadi salah satu pilihan pembayaran nontunai yang tersedia. Selain memberikan alternatif pembayaran kepada masyarakat, penerapan QRIS Pocket juga diarahkan untuk mendukung pencatatan transaksi digital dalam tata kelola layanan perparkiran.

Regional Head of Central Java Hub Solo Netzme, Pribadie Utomo, mengatakan karakteristik QRIS Pocket yang ringkas dan mendukung sejumlah metode pembayaran membuat perangkat tersebut sesuai untuk kebutuhan transaksi dengan mobilitas tinggi.

"QRIS Pocket merupakan salah satu inovasi terbaru Netzme yang kami hadirkan untuk mendukung kebutuhan transaksi dengan mobilitas tinggi, seperti layanan parkir," ujar Pribadie dalam keterangan tertulis.

Menurutnya, kolaborasi dengan Bank Indonesia, Pemerintah Kota Surakarta, dan Dinas Perhubungan diharapkan dapat mendukung digitalisasi pembayaran parkir sekaligus memperluas penggunaan QRIS dalam aktivitas sehari-hari masyarakat.

Kehadiran QRIS Pocket menunjukkan bahwa digitalisasi pembayaran tidak hanya berkaitan dengan aplikasi atau kode QR, tetapi juga perangkat yang digunakan di titik transaksi. Dengan bentuk yang lebih ringkas dan dukungan beberapa metode pembayaran, perangkat seperti ini dapat menjadi salah satu opsi untuk layanan yang membutuhkan transaksi cepat dan berlangsung secara langsung di mana saja kita berada.

Bagikan artikel ini

Komentar ()

Video Terkait