Viral Foto Jadul 80-an di ChatGPT, Begini Cara Membuatnya
- Rita Puspita Sari
- •
- 7 jam yang lalu
Ilustrasi Foto 1980-an
Tren foto bergaya jadul atau vintage era 1980-an tengah ramai menghiasi media sosial. Di Instagram hingga TikTok, pengguna membagikan foto diri yang seolah-olah diambil puluhan tahun lalu, lengkap dengan gaya rambut, pakaian, aksesori, warna foto, hingga efek kamera analog khas dekade tersebut.
Menariknya, foto bergaya 80-an yang viral tersebut dapat dibuat dengan bantuan ChatGPT. Pengguna tidak harus memiliki kemampuan mengedit foto secara profesional. Bahkan, prosesnya bisa dilakukan tanpa perlu repot-repot mengetik prompt atau perintah secara manual.
ChatGPT menyediakan fitur pembuatan gambar dengan sejumlah pilihan gaya yang dapat digunakan secara langsung. Salah satunya adalah “80s flashback”, yang dirancang untuk memberikan sentuhan visual khas era 1980-an pada foto yang diunggah pengguna.
Dengan fitur tersebut, pengguna cukup memilih gaya yang tersedia, kemudian memasukkan foto yang ingin diubah. ChatGPT selanjutnya akan memproses gambar dan menyesuaikannya dengan karakter visual tahun 1980-an.

Cara Membuat Foto Jadul 80-an di ChatGPT
Untuk mencoba tren foto vintage ini, pengguna dapat mengakses ChatGPT melalui aplikasi di ponsel maupun situs web. Jika menggunakan browser, pengguna dapat membuka ChatGPT.
Setelah ChatGPT terbuka, ikuti langkah-langkah berikut:
- Buka aplikasi ChatGPT atau akses situs ChatGPT melalui browser.
- Pada kolom percakapan, tekan ikon plus (+).
- Pilih fitur “Create and image”.
- ChatGPT kemudian akan menampilkan sejumlah pilihan gaya desain gambar.
- Cari dan pilih opsi “80s flashback”.
- Setelah gaya dipilih, unggah foto yang ingin diubah. Pengguna juga dapat mengambil foto secara langsung menggunakan kamera jika fitur tersebut tersedia di perangkat.
- Tunggu beberapa saat hingga ChatGPT selesai memproses gambar.
- Setelah gambar selesai dibuat, foto dengan tampilan khas era 1980-an akan ditampilkan.
- Foto tersebut kemudian dapat disimpan dan dibagikan ke media sosial.
Prosesnya relatif sederhana karena sebagian besar pekerjaan dilakukan secara otomatis oleh ChatGPT. Pengguna tidak perlu menjelaskan secara panjang lebar seperti apa gaya rambut, pakaian, pencahayaan, maupun karakter warna foto yang diinginkan.
Sebenarnya Tetap Ada Prompt, tetapi Dibuat Otomatis
Meski disebut tidak perlu mengetik prompt, ada satu hal yang perlu dipahami. Ketika pengguna memilih gaya “80s flashback”, instruksi atau prompt sebenarnya tetap digunakan dalam proses pembuatan gambar.
Bedanya, pengguna tidak perlu menulis prompt tersebut sendiri. Sistem ChatGPT yang secara otomatis membuat dan memasukkan instruksi sesuai dengan gaya desain yang dipilih.
Dengan demikian, pilihan “80s flashback” pada dasarnya berfungsi sebagai jalan pintas bagi pengguna yang ingin menghasilkan foto dengan karakter visual tahun 1980-an tanpa harus memahami cara menyusun prompt gambar.
Pendekatan ini tentu memudahkan pengguna yang baru pertama kali mencoba fitur pembuatan gambar AI. Cukup memilih gaya yang diinginkan dan mengunggah foto, pengguna sudah dapat memperoleh hasil yang menyerupai foto lawas.
Bisa Juga Menggunakan Prompt Manual
Bagi pengguna yang ingin memiliki kendali lebih besar terhadap hasil akhir, prompt juga dapat dimasukkan secara manual. Cara ini memungkinkan pengguna menjelaskan secara lebih spesifik mengenai gaya foto, pakaian, rambut, aksesori, suasana, hingga karakter warna yang diinginkan.
Contohnya, pengguna dapat menggunakan prompt berikut:
-
"Using my uploaded photo, show me what I would have looked like around 1985. Preserve my identity, facial features, skin tone, age, and recognizable appearance. Reimagine my hair, clothing, accessories, and surroundings with bold, unmistakably mid-1980s styling, expressive silhouettes, statement accessories, layered details, distinctive colors, and textures. Make it feel like a genuine 1985 photograph with analog grain, faded color, direct flash, and subtle softness. Add a period-accurate 1980s red-orange date stamp in the lower corner. No modern objects or text."
-
"Berdasarkan foto yang saya unggah, tampilkan bagaimana rupa saya sekitar tahun 1985. Pertahankan identitas, fitur wajah, warna kulit, usia, dan ciri fisik saya yang mudah dikenali. Sesuaikan gaya rambut, pakaian, aksesori, dan latar belakang dengan gaya khas pertengahan 1980-an yang berani—menampilkan siluet ekspresif, aksesori mencolok, detail berlapis, serta warna dan tekstur yang khas. Ciptakan nuansa foto asli tahun 1985 dengan efek ala analog, warna yang agak memudar, pencahayaan langsung, dan kelembutan visual yang halus. Tambahkan stempel tanggal berwarna oranye kemerahan khas era 1980-an di sudut bawah foto. Pastikan tidak ada objek atau teks modern yang muncul."
Prompt tersebut juga dapat dikembangkan sesuai kebutuhan. Misalnya, pengguna ingin foto dengan suasana studio, pesta, ruang keluarga, sekolah, atau lingkungan perkotaan yang menggambarkan era 1980-an.
Pengguna juga dapat menentukan detail tertentu seperti model pakaian, gaya rambut, jenis kamera, pencahayaan, atau tingkat efek vintage. Semakin spesifik instruksi yang diberikan, semakin jelas pula arahan visual yang diberikan kepada AI.
Tren ini menunjukkan bagaimana teknologi AI generatif semakin memudahkan proses pengeditan dan pembuatan gambar. Jika sebelumnya pengguna membutuhkan aplikasi pengedit foto dan harus mengatur berbagai efek secara manual, kini sejumlah perubahan tersebut dapat dilakukan hanya melalui instruksi sederhana atau bahkan dengan memilih gaya yang sudah tersedia.
Jadi, bagi yang ingin bernostalgia dengan tampilan era 1980-an atau sekadar mencoba tren foto vintage yang sedang ramai di media sosial, tidak perlu repot menyusun prompt dari awal. Cukup buka ChatGPT, pilih “Create and image”, gunakan gaya “80s flashback”, unggah foto, dan biarkan AI mengubahnya menjadi foto bergaya jadul.
