Waspada Penipuan Umrah, Ini 4 Tips Memilih Travel Resmi
- Rita Puspita Sari
- •
- 1 hari yang lalu
Ilustrasi Ibadah Umrah
Ibadah umrah merupakan perjalanan spiritual yang dinantikan banyak umat Muslim. Namun di balik niat suci tersebut, masih terdapat risiko penipuan oleh oknum travel tidak bertanggung jawab. Setiap tahun, aduan terkait penipuan travel umrah masih bermunculan, mulai dari keberangkatan yang tertunda, fasilitas tidak sesuai janji, hingga jemaah gagal berangkat sama sekali. Kondisi ini mendorong pemerintah untuk terus mengingatkan masyarakat agar lebih waspada dan cermat.
Melalui edukasi publik, Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia (Kemenhaj) membagikan sejumlah tips penting agar calon jemaah tidak menjadi korban penipuan. Edukasi ini menjadi bagian dari upaya perlindungan jemaah, sekaligus menekan praktik penyelenggaraan umrah ilegal yang merugikan masyarakat. Berikut empat tips utama yang perlu diperhatikan sebelum memilih travel umrah.
-
Pastikan Travel Umrah Memiliki Izin Resmi
Langkah paling mendasar namun sering diabaikan adalah memastikan legalitas travel umrah. Kemenhaj menegaskan bahwa setiap Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) wajib memiliki izin resmi dari pemerintah. Calon jemaah dapat mengecek status izin travel melalui sistem resmi Kemenhaj, yang memuat informasi penting seperti nomor Surat Keputusan (SK), akreditasi, serta masa berlaku izin.Travel yang tidak terdaftar dalam sistem resmi dinyatakan ilegal dan sangat berisiko.Selain izin, jemaah juga dianjurkan memastikan keberadaan kantor fisik yang jelas, alamat yang dapat diverifikasi, serta nomor kontak yang aktif. Rekam jejak operasional minimal dua tahun juga menjadi indikator penting bahwa travel tersebut memiliki pengalaman dan kredibilitas yang memadai.
Kepala Subdirektorat Pengawasan Umrah Kemenhaj, Andi Muhammad Taufik, mengingatkan agar masyarakat tidak mudah tergiur penawaran harga murah yang tidak rasional. Menurutnya, langkah sederhana seperti mengecek izin resmi sangat penting untuk melindungi jemaah dari potensi kerugian finansial maupun psikologis.
-
Periksa Reputasi dan Testimoni Jemaah
Di era digital, reputasi travel umrah dapat ditelusuri dengan relatif mudah. Calon jemaah disarankan untuk membaca ulasan dan testimoni jemaah sebelumnya melalui Google Reviews, media sosial, forum perjalanan, maupun situs resmi travel. Ulasan yang konsisten dan autentik biasanya mencerminkan kualitas layanan yang sebenarnya.Selain itu, rekomendasi dari keluarga, kerabat, atau teman yang pernah berumrah juga menjadi rujukan penting. Pengalaman langsung dari orang terdekat sering kali lebih jujur dan detail dibandingkan promosi di media. Sebaliknya, jemaah perlu waspada terhadap travel yang minim testimoni, menutup kolom komentar, atau hanya menampilkan ulasan sepihak yang terkesan dibuat-buat.
Kemenhaj juga secara berkala merilis daftar travel bermasalah atau yang dikenai sanksi. Memeriksa daftar ini dapat membantu jemaah menghindari agen yang memiliki riwayat pelanggaran atau aduan serius.
-
Tinjau Dokumen dan Rincian Biaya Secara Teliti
Tips berikutnya adalah mencermati seluruh dokumen dan rincian biaya yang ditawarkan travel. Jangan ragu untuk meminta penjelasan tertulis mengenai komponen biaya, mulai dari tiket pesawat, visa umrah, akomodasi hotel, konsumsi, transportasi lokal, hingga layanan pembimbing ibadah. Transparansi biaya menjadi salah satu ciri travel yang profesional dan bertanggung jawab.Pastikan jemaah memperoleh bukti reservasi hotel, maskapai penerbangan yang digunakan, serta jadwal keberangkatan yang jelas sebelum melakukan pelunasan. Perhatikan pula kontrak perjanjian, terutama klausul terkait pengembalian dana (refund), pembatalan keberangkatan, dan asuransi perjalanan.
Untuk keamanan, pembayaran sebaiknya dilakukan melalui rekening resmi perusahaan, bukan rekening pribadi. Seluruh bukti transaksi, kwitansi, dan dokumen perjanjian perlu disimpan dengan baik sebagai arsip dan antisipasi jika terjadi masalah di kemudian hari.
-
Pilih Fasilitas dan Layanan yang Sesuai Standar
Harga paket umrah yang murah memang menggiurkan, tetapi jemaah perlu memastikan bahwa fasilitas dan layanan yang diberikan tetap sesuai standar. Travel umrah yang terpercaya umumnya menyediakan pembimbing ibadah bersertifikat, akomodasi yang layak dan dekat dengan Masjidil Haram atau Masjid Nabawi, serta jadwal keberangkatan yang pasti.Calon jemaah juga dianjurkan membandingkan beberapa paket umrah dari travel berbeda sebelum mengambil keputusan. Dengan membandingkan harga, fasilitas, dan layanan, jemaah dapat menilai apakah sebuah paket masuk akal atau justru terlalu murah hingga patut dicurigai. Ingat, biaya umrah memiliki komponen tetap yang sulit ditekan secara ekstrem.
Cara Melapor Jika Menemukan Dugaan Pelanggaran
Apabila jemaah menemukan indikasi penipuan atau pelanggaran dalam penyelenggaraan haji dan umrah, Kemenhaj menyediakan kanal pengaduan resmi. Laporan dapat disampaikan melalui
- Email: [email protected]
- WhatsApp: +62 823-1101-4646.
Partisipasi masyarakat dalam melapor sangat penting untuk mencegah korban berikutnya.
Dengan memahami dan menerapkan empat tips di atas, calon jemaah diharapkan dapat lebih aman dan tenang dalam mempersiapkan ibadah umrah. Kewaspadaan sejak awal bukan hanya melindungi dana yang telah dikumpulkan, tetapi juga menjaga kekhusyukan ibadah di Tanah Suci. Ibadah umrah seharusnya menjadi pengalaman spiritual yang membahagiakan, bukan meninggalkan luka akibat penipuan.
